Banjir salaH SiapA ?????

dsc004001Hujan selalu lekat dengan berbagai cerita.Suka dan juga luka. Tengoklah berita di berbagai media baik cetak maupun elektronik  belakangan ini, Bencana  dinegeri ini seolah tak pernah putus dan berkesudahan. Musim Hujan Banjir mewarnai dan melanda sebagian besar negeri ini. Berbagai wacana mulai muncul kepermukaan  penyebab banjir, Mulai dari Tingginya Curah Hujan,Penebangan Hutan yang ilegal, Alih Fungsi kawasan yang semakin marak, Pembangunan Hunian dan bangunan-bangunan baru yang kadang tak memperhatikan pembuatan Got atau saluran air. Budaya Buang Sampah sembarangan  dan  berkurangnya daerah-daerah resapan air dan banyak lagi , semua hanya untuk memenuhi ego kita sebagai  manusia tanpa peduli akibat apa yang akan muncul kelak esok hari, Ironis memang dan  ironisnya lagi banjir  menjadi budaya yang lumrah dinegeri ini (Banjir KOK Budaya??),Coreng moreng image negeri ini, mungkinkah kita masih bisa disegani oleh negara lain bila mengurus diri saja masih begini. Saling melempar tanggung jawab, saling beradu pintar mengeluarkan pembelaan dan argumen yang tak berujung penyelesaian masalah. Akankah negeri yang terkenal kaya dan subur,negeri yang indah ini hanya akan menjadi sebuah cerita buat anak cucu kita kelak, APA Kata Dunia……..

 

 

34 Tanggapan to “Banjir salaH SiapA ?????”

  1. kuro Says:

    wah bener tuh, pagi ini aja dah liat berita BANJIR..cape deh..
    *kerjaan pasti banyak nih😦

    (departalahne): Ya begitulah kawan😀

  2. Humorbendol Says:

    Ngeri bang…jangan-2…ntar Negara kita jadi lautan karena banjir dimana-2.
    Duh…jangan sampe deh…

    (departalahne): Waduhhhhh jangan samapi dehhhh kagak kebayang nasib kita semua😀

  3. Mr Bin Says:

    Sebenarnya penyebab banjir itu tak perlu saling menyalahkan.. pertambahan populasi penduduk itulah yg bikin banjir, yg kedua perobahan iklim dunia… buang sembarangan itu karena tak ada disediakan tempat sampah…… maaf yaa mampir disini.. salam kenal aja

    (departalahne): Semua harus saling belajar dari semua yang ada tentunya agar semua jadi lebih baik😀

  4. sarahtidaksendiri Says:

    aQ jg bingung klo udah kayak gini, entah mau menyalahkan siapa..hehe…
    tp aQ brhp semoga ada perubahan ttg mslh yg stau ini kelak di neger QTa…amin…

    (departalahne): Semoga saja kawan😀

  5. p u a k Says:

    soal banjir.. menurutku emang jgn saling menyalahkan. Mulai dari rasa ‘aware’ aja dari masing2 orang.

    (departalahne): Betul itu kawan,trims sudah mampir😀

  6. Rian Xavier Says:

    entahlah. Tapi ini adalah tanggung jawab bersama.

    (departalahne): Dan kita bersama harus berusaha memperbaiki semua yang ada.😀

  7. SIge Says:

    Tulll De, ini akibat sampah kalo fokusing ke daerah Denpasar dan sekitarnya terutama Monang-maning..Got yang udah ditutup permukaannya untuk trotoar sampet karena sampah dan kemudian terjadilah bajir, disamping faktor lain penyebab banjir seperti yang De tulis.
    Jangan lupa buanglah sampah pada tempat sampah.

    (departalahne): Betul toooo bli.😀

  8. angga erlangga Says:

    yang jelas.. ini bukan salah siapa siapa.. tapi manusia sendiri lah yang tidak ingat akan kebersihan.. membuang sampah dimana mana, diklai, digot, bahkan di WC (lho?!)

    Tapi banjir yang indah ini.. akan hilang dengan cara :

    http://airlanggaonlines.wordpress.com/2009/01/26/tiga-em-3m-untuk-kebersihan/

    Salam silaturahim…😉

    (departalahne): OK segera mampir untuk mengetahui cara menghilangkan banjir.😀

  9. bimbim Says:

    yang salah adalah manusia yang serakah yang hanya mementingkan ego sendiri tidak berfikir akibatnya…mulialah sekarang harus berfikir kesana sehinga anak2 kita tidak akan mengalami hal yang sama hik hik hik

  10. sunarnosahlan Says:

    tata ruang yang semrawut, pembuangan sampah ke sungai, bantaran kali jadi rumah macam-macam pokoknya. Intinya adalah manusianya

    (departalahne): Dan semua itu memang harus kita akui. dan belajar dari semua untuk jadi lebih baik😀

  11. anto84 Says:

    banjir salahnya hujan…kenapa ada hujan ayoooo..salam balik ya..mampir juga ke blogq

    (departalahne): Dan salahnya manusia acuh dengan situasi sehingga hujan berusaha cari perhatian dengan Banjir yang ada😀

  12. Farrel Says:

    Udah terima aja. Emang kenyataannya seperti itu. Kalo ditanya sapa yang salah, saya pikir semua pihak layak untuk disalahkan dan kita ga usah cari kambing hitam. Sebaiknya kita introspeksi diri masing2…😀
    *ngomong apa sich…?*

    (departalahne): Betul karena kanmbing hitamnya sudah disembeleh, jadi yang ada cuma kita yang harus berani akui kesalahan dan belajar memperbaiki semua yang ada😀

  13. info resep Says:

    makanya bang jangan suka buang sampah sembarangan br ga banjir……

    (departalahne): Ayoooo angakt tangan siapa yang suka buang samaph sembarangan?????😀

  14. iik Says:

    banjir menimpa manusia pasti yang salah manusia itu sendiri yang gak bersahabat ama alam and kerakusan manusia yang ngerjain proyek jalan hampir semua tidak punya drainase yang memadai.
    Itu sih menurut ik, ya…

    (departalahne): Ya begitulah kawan,Untuk itu mari kita sama-sama belajar dari semua yang ada😀

  15. INDAHREPHI Says:

    salahkan manusianya🙂

    (departalahne): Ayooo semua angkat tangan😀

  16. rheifania Says:

    Kalo banjir saling mencari siapa yang salah itu tidak akan ada habisnya.dari pada buang waktu dan tenaga cari yang salah mending segera mencari solusi gimana banjir itu tidak datang lagi.Kan kasihan korban-korbannya.Masih untung harta yang ilang, masih bisa cari lagi kalo banjir dah surut.Nah kalo nyawa yang ilang mau cari dimana???????
    Makanya jangan suka buang sampah sembarang, biar got2 ga macet, atau jangan suka tebang pohon agar air itu ada penghalangnya.Gitu kan…..by the way mampir ke blog aku dong di http://rheifania.wordpress.com

    (departalahne): Benar bukan saatnya kita saling menyalahkan,mari kita belajar dari semua agar semua ini tak pernah ada lagi😀

  17. geRrilyawan Says:

    kita semua harus terima salah kayaknya…

    (departalahne): kalau mau jujur mungkin iya😀

  18. dendin Says:

    ya jangan salahkan para kodok yang terus manggil ujan aja…heheheh

    (departalahne): Trus siapa yang mau disalahkan ?????😀

  19. casual cutie Says:

    yang jelas salah nya bli departa lah..buang sampah sembarangan…ayo ngaku……

    (departalahne): eeemmmmm yakin bukan saya loooo benar kok, heheheheh😀

  20. nanzzzcy Says:

    miris juga ngeliat sodara2 kita yg di tempat pengungsian karna banjir..
    hmm.. moga aja kita bisa belajar dari bencana ini dan bisa makin baek lagi..🙂

    (departalahne): Semoga saja kawan, semua cerita banjir tidak pernah ada lagi😀

  21. ciwir Says:

    Banjir Kok HOBY ???

    (departalahne): Ya begitulah, cepek dechhhhh😀

  22. Cadink Says:

    Banjir salahnya yang baca …🙂

    (departalahne): Berarti situ ikutan juga ya?????? heheheh😀
    Trims dah mampir😀

  23. Bayu Says:

    Banjir lagi… banjir lagi, Indonesia tidak akan kekurangan yang namanya air, 3/4 wilayah sebagian besar adalah lautan ditambah genangan banjir bila musim datang… hihihi semoga tidak tenggelam

    (departalahne): Semoga saja, kalau tenggelam?????????? yaaaa kita semua tinggal cerita😀

  24. inge Says:

    hayooo salah siapa hayooo…
    ngaku hayoooo…
    angkat tangan dech…😀

    (departalahne): Inge sudah angkat tangan belum???? heheheh😀

  25. galih Says:

    bukan saya..beneran kok…
    heheheheheheh

    (departalahne): Yakin?????AYOOOOOO😀

  26. casual cutie Says:

    kije bli?????? sibuk??????????????

    (departalahne): Iya nie,baru sempat mengunjungi rumah dan ternyata banyak yang sudah mampir, suksma😀

  27. Rita Says:

    bingung mau bilang apa…..
    anyway, untung di Sorowako sini gak pernah banjir, alhamdulillah😀

    (departalahne): Syukurlah disana gak banjir.dan semoga ditempat lain juga tidak ada lagi cerita tentang banjir, tapi kapan ya?????

  28. ArieL, FX Says:

    yang pasti salah hujan😀

    (departalahne): Dan juga Salah kita sebagai manusia yang terkadang tak peduli dengan alam.😀

  29. Rossa Says:

    yg pasti jgn hanya menyalahkan faktor alam nya saja.

    (departalahne): Betul, kita sebagai manusia mestinya juga instropeksi diri akan semua yang ada. Salam Hangat terima kasih sudah mampir😀

  30. Rossa Says:

    yg pasti jgn hanya menyalahkan faktor alam nya saja.

    (departalahne): Betul, kita sebagai manusia mestinya juga instropeksi diri akan semua yang ada. Salam Hangat terima kasih sudah mampir😀

  31. Tiya Says:

    Didaerah semarang juga banjir

    (departalahne): Semoga Banjirnya cepat Surut, .

  32. bluethunderheart Says:

    semoga saja banyak yang menyadari akan hal seperti bencana banjir ini,ya,kawan. lalu segera bertindak cepat tuk menanggulangi permasalahan tersebut.
    salam hangat selalu

    (departalahne): Salam hangat juga kawan, semoga permasalahan ini segera temukan titik temu yang tepat.😀
    Trims sudah mampir😀

  33. stainless tanks Says:

    Wah..banjir?

    entah apa penyebabnya,dari saya kecil dulu setiap tahun memang terjadi banjir di sana,malah pernah terjadi pas hari lebaran…

    Tapi kalu dikenang,banjir di sana cukup mengesankan dan menyenagkan bagi anak-anak,dulu saya senang sekali kalau banjir tiba,sekolah jadi libur,bisa maen air,maein kapalan,naik perahu,juga bisa cari uang sendiri…caranya yakni dengan jadi tukang ‘Ojek Perahu’.Satu hari bisa dapat uang sampai Rp.10.000 loh..!Pokoknya seru banget buat anak-anak..

    Tapi,biar bagaimana pun.Pemerintah daerah juga harus bertindak serius dalam hal ini.Jangan sampai terjadi bencana besar yang tidak dikehendaki.Serta jangan asal bikin proyek seperti yang sudah-sudah.Uang negara habis tapi tidak ada hasilnya.

    Buat masyarakat Indonesia,Ayo buang sampah ada tempatnya.Karena Indonesia Milik Kita Bersama!!

  34. ToPu Says:

    Ya tentu salah penghuninya yang tidak bisa merawat dengan baik lah.., gituw aja koq repot.. Hhehehehehehe…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: